Allah is amazing
ALLAH IS AMAZING
Hayya ‘Alal Falah
“suatu hari ada seorang bapak-bapak yang datang kepada seorang ustadz. Dia bilang, “ustadz mengapa yah rezeki yang saya dapat kok rasanya kurang pas gitu?” “kurang pas gimana tuh maksudnya?” tanya ustadz. “nggak pas sama latar pendidikan saya, nggak pas sama yang saya inginkan. Ada nggak yah, ustadz, jalan keluar supaya saya dapat pekerjaan seperti yang saya harapkan?”
Sang ustadz pun bertanya pada bapak itu, “pak, shalatnya bapak gimana? Udah pas apa belum?”
“maksudnya tadz?”
“iyah, selama bapak shalatnya sudah tepat waktu belum? Berjamaah atau tidak? Sudah melakukan shalat-shalat sunahnya apa belum? Kalau masih belum, mendingan bapak pulang dulu. Ini dulu beresin. Jangan melengkah ke yang lain dulu. Benerin dulu shalatnya.”
“itu saja, ustadz?” tanya si bapak.
“itu dulu. Bukan itu saja. Masih ada yang lain. Inget-inget inii hari apa, tanggal berapa. Persis sebulan lagi, bapak datang kemari lagi. Saya akan kasih tips lain.”
“baik, ustadz.”
“ oh ya, sekarang kerja dimana emangnya?”
“saya nggak punya kerja ustadz.”
“ berarti gak Cuma gak pas dong. Ya sudah, kalau bener begitu, bersiin shalatnya dulu.”
Akhirnya bapak itu pulang. Sebulan kemudian, bapak itu datang lagi nemnemui sang ustadz. Tapi berbeda dengan kedatangannya sebulan lalu, kali ini wajahnya wajahnya kelihatan lebih senang. Dia datang membawa anggur, dan buah-buahan lainnya. Begitu datang, dia langsung mengacungkan dua jempolnya ke ustadz “top banget ustadz, top dah!” sang ustadz bingung “top apa nih? Dateng-dateng langsung top aja loe!” shalat emang nomor satu, ustadz. Saya datang ke ustadz hari senin. Nyampe rumah saya mikir-mikir, selama ini saya minta rezeki sama Allah, tapi perintah Allah saya remehin. Saya meminta sama Allah, tetapi ketika adzan memanggil-manggi, saya acuhin. Saya mulai shalat tepat waktu, berjamaah nggak pernah bolong, saya tambah dengan shalat-shalat sunah ba’diyah, qabliyah, hajat, tahajud. Jumat saya dapat panggilan kerja gajinya dua kali lipat dari pada gaji terakhir yang dulunya saya terima.”
***
Sejak lama saya percaya bahwa segla perintah yang diwajibkan maupun di sunnahkan oleh Allah pasti mengandung keajaiban, termasuk shalat. Shalat merupakan salah satu metode yang disediakan Tuhan untuk mengendalikan manusia kepada fitrahnya. Melalui shalat Tuhan juga hendak memotivasi manusia bahwa kesuksesan diduunia tidak sulit diperoleh jika manusia mempercayai kehadiran Tuhan dalam setiap aktivitas yang dikerjakannya.
Dari lafal adzan saja kita bisa mengambil banyak sekali hikmah yang menautkan segala yang kita kerjakan dengan perinsip ketauhidan.
Allahu Akbar, Allahu Akbar. Allah Maha besar. Tidak ada satu pun makhluk di dunia ini yang kebesarannya mengalahkan kebesaran Tuhan. Rezeki itu kecil. Kekayaan itu kecil. Nasib manusia itu kecil. Bahkan bumi dan seluruh isinya kecil. Menjungkirbalik sesuatu yang kecil-kecil itu bukan perkara yang sulit bagi-Nys. Dia Mahakuasa atas segala yang ada disemesta. Sertakan Tuhan dalam setiap aktivitasmu, maka Dia akan jadi penolong yang jauh lebih hebat ketimbang apa pun.
Ashaduan laailaaha illallah. Tiada Tuhan selain Allah. Tak ada satu pun makhluk dimuka bumi ini yang bisa menolong kita keberlimpahan hidup jika Allah tidak berkenan. Tidak ada satu pun aktivitas pekerjaan, jabatan, yang bisa memberi kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup kita jika Allah hendak memberikan kesengsaraan. Tiada satu pun hal yang memiliki kekuasaan penuh atas hidup kita selain Allahsubhanahu wataala.
Ashadu anna muhammadan rasulullah. Muhammad adalah utusan Allah, teladan sempurna yang dihadirkan oleh Tuhan kepada seluruh umat manusia. Dalam dirinya tersimpan akhlak yang keseluruhannya membuat manusia bisa hidup dalam kesuksesan. Beliau diakui oleh para sejarawan dunia sebagai manusia besar yang kebesarannya berasal dari perinsip hidup dan karakter yang di pegannya sejak hidup hinggal wafatnya. Kepribadiannya memungkinkan diteladani oleh seluruh manusia. Mukjizat terbesarnya bukan membelah laut bukan menghidupkan orang mati, tapi Al-Qur’anul kariim. Beliau adalah rasul yang perjalan hidupnya mewakili begitu banyak keadaan manusia.
Hayya ‘alal sholaah. Mari kita shalat. Panggilan muadzin sering kita acuhkan. Padahal panggilan itu adalah manifestari dari panggilan Tuhan. Shalat adalah media komunikasi antara sang hamba dan rabb-Nya. Panggilan shalat pada hakikatnya adalah panggilan Tuhan agar manusia berkomunikasi dengan-Nya.
Hayya ‘alal falaah. Subhanallah, panggilan shalat itu diikuti dengan panggilan meraih kemenangan. Menggapai kesuksesan. Ini memberi ibrah kepada manusia bahwa shalat adalah salah satu metode yang disediakan tuhan agar manusia mendekatka kepada pintu keberhasilan. Shalatlah, maka Tuhan akan menyukseskanmu.
Khalifa Utsman bin Affan RA pernah mengungkapkan bahwa ada sembilan kemuliaan shalat tepat waktu, yaitu :
Dia akan di cintai Allah.
Badannya selalu sehat
Keberadaanya dijaga malaikat.
Rumahnya di berkahi.
Wajahnya metampakkan jati diri yang saleh.
Allah melunakkan hatinya.
Akan melewati shirathal mustaqim secepat kilat.
Diselamatkan dari api neraka
Allah akan menempatkan di surga dengan orang-orang yang tak ada rasa takut pada diri mereka dan tidak pula bersedih hati1
Memang terkadang kita sering sekali menyepelekan atau mengacuhkan pangilan-panggilan Allah, dan satu kutipan lagi nih bdari guru besar saya “ kadang kita sering merintah Allah loh, merintah Allah bukan dalam arti kita Ya Allah saya minta uang satu juta bukan bedakan dengan konsep doa, kalau doa bahkan Allah seneng kita pinta, nah merintah Allah disini dalam arti ketika Allah panggil kita di 5 waktunya “Hayya ‘alasholaah” kita nggak bergerak menemuinya terkadang kita bilang aduh tanggung nih lagi dagang lagi banyak pembeli, tanggung lagi makan, tunggu yah kita lagi beajar,
nah kalimat-kalimat seperti itu tuh yang secara nggak langsung kita merintah Allah kalimat-kalimat seperti itu tuh yang buat kesulitan dalam hidup kita” begitu kata beliau, yah memang coba kita renungin akan perbuatan yang seperti itu memang sering kita lakuian yah, makanya hidup kita kerap kerasa susah tiada ringan, rugi tiada untung ila akhirihi... Wallahu’alam

Post a Comment
0 Comments