Allah Is Amazing
KETIKA KITA GENGGAM DUNIA
Ketika saya berada di kelas 2 SMA kisah ini membuat saya banyak-banyak berintrospeksi diri, yah bagaiman nggak masa-masa seperti itu katakanlah remaja yang baru puber, yang ingin merasakan yang ingin mencoba sesuatu yang belum pernah kita coba sebelumnya itu terjadi di masa-masa SMA (Sekolah Menengah Atas), pada masa ini saya di bayang-bayangin dengan setelah  SMA mau lanjut kemana?, dari berbagai info yang saya dapatkan tentang SNMPTN kala itu bahwa kita punya nilai harus naik dari tiap semesternya, pikir saya waduh kalo saja ada satu nilai saya ada yang turun yasudah saya nngak bisa masuk kuliah, gimana masa depan saya? Pikiran itu terus berada dikepala saya dengan tekad harus giat belajar nih, saya kejar saya punya nilai perbaikan terus setelah saya tahu ada nilai yang kurang puas menurut saya, hari demi hari di sekolah saya jalanin hingga mendapekati ujian semester mati-matian lah bisa dibilang gitu dengan “shalatnya saya rajin” ketika mau mendekati ujian, saya berdoa sampai pernah nggak pernah pegang Al-Quran seikitpun yang saya incar itu nilai besar nilai tinggi saya lupa kalo yang punya nilai itu  hakikatnya Allah, saya lupa pada Allah.
Ketika hari dimana ujian itu berlangsung dengan yakin bahwa usaha saya itu pasti membuahkan hasil karena sudah kerasnya saya belajar belajar yang benar-benar belajar tanpa didorong duha, tanpa didorong tahajud, ketika sampai di ruangan ujian tempat duduk saya paling pojok, saya duduk guru pengawas memberikan lembar ujiannya, berlangsung 15 menit normal saya mengerjakan, dahsyatnya seketika itu saya blank apa yang saya pelajari, apa yang saya harpakan seketika itu -bruk- hilang sudah, “ saya kutip Dalam kitab Riadussholihiin Rasulullah pernah bersabda dunia itu ibarat seseorang yang sedang berpergian dan beristirahat di bawah sebuah pohon, kemudian seseorang itu meninggalkannya kembali illa akhiri”, perumpaan dunia itu ibarat sebuah pohon yang di jadikan tempat peritisrahatan sejenak dan kemudian kita tingalkan dan hilang sudah, siapa yang Maha Kekal yah yang punya Dunia ini Siapa? “ALHAMDULILLAHIRABBIL ‘ALAMIN (Tuhan Semesta Alam)’. Kebayangkan di ruang ujiannya aja udah ilang apalagi nilai yang saya kejar udh pasti kan, pasti dibawah KKM tuh nilai saya, dari kejadian itu saya galau, depresi, sedih, sakit, yang saya harapkan hilang sudah, yah sangat tepat dengan kalimat ini “Lahaula wala Kuwwata illa billah” tiada yang dapat kita harapkan kecuali Allah, teringat ketika kita membaca surat Al-Hadid ayat 20 disana Allah jelaskan

“ ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga diantara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanaman-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya, dan kehidupan dunia tidak lai hanyalah kesenangan yang palsu
(QS:57:20),
 begitu tegasnya Allah gambarkan disini dan apa yang saya rasakan kala itu memang benar-benar tergambar begitu dahsyatnya ayat ini ketika yang kita pegang dunia maka siap-siap lah akan kehilangan seperti tanaman yang awalnya subur nan menggembirakan para petani kemudian Allah hancurkan seperti nilai yang saya kejar Allah hancurkan seketika sesaat, itu mudah bagi Allah yang Maha Memiliki kekuasaan. Wallahu’alam
Allah Is Amazin