20/10/17 workshop menulis kreatif
kutipan dari pak aguk tentang menulis
allah mengajarkan manusia dengan pena (kolam), pada surat al Alaq,  ilmu itu adalah sebuah hewan ternak dan kepenulisan adalah ikatnya..
dalam tulis menulis 90% adalah motivasi dan semangat 10% yang lainnya adalah teknis,bangun lah motivasi kita untuk membuat karya baik cerpen, novel, dan lain sebagainya. dalam menumbuhkan motivasi maka kita perlu mencontoh orang-orang besar, tetapi yang lebih mendominasi adalah motivasi diri sendiri, kata imam suyuti, saya menulis karena saya selalu banyak membuang waktu, ketika saya di pengadilan nanti saya berharap kelak tulisan saya bisa meringankan beban saya. ibnu arobi menulis karena beliau merasa setiap hai beliau dibakar oleh waktu, begitu beberapa contoh motivasi dari tokoh-tokoh besar. maka dari itu, perlunya motivasi dari dalam diri kita.
teknis menulis yang pertama adalah banyaknya membaca, untuk pertandingan karya satu dengan yang lainnya untuk bisa mendampingi karya kita dengan yang lainnya.
"aku melihat kenapa warna langit selalu berubah-ubah, padahal warna  hati ku tetap sama pada puluhan tahun lalu, padahal sudah banyak warna yang masuk, kalo begitu aku ingin menjadi langit saja"
kutipan dari narasumber pak Edi
beliau menulis sudah sangat lama, berlatar belakang dari pondok pesantren, kebetulan pada tahun ketiga pondok beliau mendapat bantuan dari depag waktu itu, berangkat dari kejenuhan dari kegiatan kegiatan pondok untuk membaca novel. beliau berangkat kejogja bertemu dengan penulis terbentuk lah niatan untuk serius menulis. perlu digaris bawahi ketika kita ingin menulis maka buatlah lingkungan untuk menulis karena motivasi akan terbentuk dengan sendirinya, salah satu motivasi beliau adalah ingin mencari tambahan uang saku, motivasi ini juga bisa membantu kita untuk bisa menulis, poin kedua adalah harus sering membaca banyak karya orang, tanpa hal ini kualitas menulis  kita akan sedikit kurang baik. poin yang ketiga adalah idea, menulis tidak akan berangkat dari ruang yang kosong, proses yang panjang akan menghasilkan sesuatu yang keren, dengan terus berusaha, karena idea adalah sesuatu yang penting, maka idea yang muncul maka tulislah idea idea yang muncul. selain idea perlu adanya eksekusi atau proses dalam hal ini dikatakan adalah teknik, seperti penguasaan pada tata bahasa, perlu diketahui oleh penulis itu sebuah sastra atau bukan dan lain sebagainya, tidak perlu menjadi seorang mahasiswa sastra, dengan berjalan melalui proses maka akan terbiasa dengan tata bahasa, analoginya seorang pembuat patung yang baik dan terkenal itu pasti lahir dari orang yang bisa membedakan antar paku dan palu, karya yang bagus dan dihargai banyak orang, maka perlu adanya proses dan usaha.cara sederhana untuk menguasai teknik yang baik adalah perhatikan kalimat, idea dari karya-karya yang baik, sebagai tambahan poin penting selanjutnya adalah publikasi, publikasi apapun yang kita pilih media yang akan mendewasakan diri maka kita harus memilih media redaksi untuk proses seleksi, dan seiring berjalannya waktu maka kita harus meningkatkan kualitas kita. maka teruslah tanamkan tantangan-tantangan untuk upgrade kemampuan kita, terakhir kita berbicara hasil, banyak karya mengantarkan kita pada kesuksesan, dengan menulis kita bisa berbicara bebas dengan ruang yang dalam, karena dengan ini adalah puncak kesuksesan dala menulis.