out life
sebuah pilihan
Ada berlian didalam lumpur
Ada uang kertas didalam air
Jika disuruh memilih, sampeyan mau pilih mana?
Begitu pertanyaan rekan saya, dengan berpikir sejenak saya memilih berlian yang ada di dalam lumpur, ketimbang uang kertas didalam air, lalu ia bertanya mengapa demikian? Begini pemaparan jawaban saya, karena saya memilih berlian didalam lumpur, maka saya akan pertanggung jawabkan pilihan saya, meskipun sulit dan butuh perjuangan, dimana ketika bekerja keras untuk mengambilnya, hal yang pertama adalah baju kita akan kotor terkena lumpur, dan itu pun kita harus membersihkannya, keringat, dahaga pasti bercampur ketika kita bekerja untuk meraihnya, illa akhiri...
Banyak perjuangan dan pengorbanan yang kita lakukan, tapi jika kita berhasil bukan main harga yang kita dapatkan jauh lebih besar bukan, jangankan untuk me-loundry pakaian yang kotor itu, untuk membeli pakaian baru pun siap, pasti bisa, bahkan satu toko sekalipun kita bisa.
Ketika kita ketimbang mengambil uang kertas yang ada di air, prosesnya sangat mudah Cuma nyebur saja beres, apalagi di cuaca yang terik mataharinya panas, segar pasti, nikmat, tanpa harus bersusah payah, baju yang kita pakai basah, tapi mudah sekali untuk mengeringkannya bukan, ketimbang harus turun kelumpur untuk mengambil berlian, namun pada akhirnya yang kita dapatkan hanya uang, bahkan uang kertas yang sejatinya rusak bila terkena air, jika di bandingkan jauh lebih berniai berlian dengan uang, karena logikanya, berlian bisa menghasilkan uang, tapi uang belum tentu bisa membeli berlian.Sahabatku, begini lah hidup yang kita jalani, inilah yang terjadi pada diri kita, hidup itu penuh pilihan, apapun itu pasti ada pilihan, khalid bin walid pada saat perang semua pasukannya geger, tapi apa yang beliau lakukan, Ia bakar prahunya karena tak ada pilihan maju bisa menang, atau kalah bisa mati, itu yang beliau lakukan, namun dalam hal ini Allah Maha Melihat semua usaha kita, sekecil apapun Allah pasti tahu apa yang kita perbuat, siapa yang bekerja pasti dapat hasil, siapa yang tidak bekerja bisa dapat hasil, tapi tidak sebanyak yang bekerja keras, kembali lagi pada berlian itu, semua orang tentu menginginkan berlian itu, tetapi prosesnya terkadang mereka mengeluh, atau bahkan mereka putus asa dengan proses panjang yang bakal dialami untuk mendapatkan berlian tersebut, namun banyak diantara kita pasti lebih menginginkan nyebur untuk mendapatkan uang ketimbang bersusah payah untuk mendapatkan berlian yang sejatinya ada mereka berpikir “jikalau berlian itu tidak ada, sia-sia kita berkerja” dalam hal ini Allah menekankan tidak ada yang sia-sia semua usaha kita akan Allah balas, begitulah kehidupan kita, atau bahkan ada yang berpikir instan “mending milih berlian dalam air”, klo berpikir instan, pasti manfaat yang kita dapatkan pasti instan pula, mie instan pun harus ada proses masaknya, faktanya semua yang terjadi di dunia ini tidak ada yang instan, Allah menurunkan Al-Quran pun bertahun-tahun, Allah jadikan bumi pun bertahun-tahun, padahal sejatinya Allah punya sifat “kun fa yakuun” namun Allah ingin mengajarkan betapa nikmatnya proses yang kita lalu untuk mendapatkan nikmat yang hakiki, begitulah sebuah pilihan yang harus kita pilih, pandanglah berlian itu, berlian itu adalah cita-cita kita, semakin tinggi harga berlian itu, semakin sulit untuk mendapatkannya, semakin tinggi cita-cita semakin banyak tantangan dan ujian yang akan kita hadapi.
Sahabatku, tanyakan hal ini pada hati kita, maukah kita melangkah kelumpur atau menyelam ke air itu, semuanya butuh proses yang melelahkan, namun proses yang berjuang keraslah memiliki hasil yang menjanjikan, bukannya dunia ini pun menawarkan dua pilihan saja mau pilih jalan surga atau neraka?, mau pilih gagal atau sukses?, mau pilih iya atau tidak?, dan seterusnya, namun orang-orang sukses berpikir panjang sebelum bertindak, semuanya akan tergantung pada diri kita, lakukan langkah untuk menyongsong kesuksesan kita, gagal sekali lebih baik dari pada mereka yang hanya terdiam.
Wallahualam..

Post a Comment
0 Comments