Minggu, 12/11/2017 lingkar studi ilmu alQuran dan Hadist mahasiswa Intitut Ilmu alQuran Annur Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Tafsir dan Rapat Kerja dengan mendatangkan dua pembicara yaitu Pak Mohammad Yahya, M. Hum, dan Pak Abdul Halim, M. Hum (salah satu dosen pengampu di salah satu fakultas kampus IIQ Annur Yogyakarta). Selain rapat kerja lanjutan Himpunan Mahasiswa LISQH menyelenggarakan bedah Buku Penafsiran alQuran dalam media sosial karya  Dr. H. Nadrisyah Hosen, LLM., MA., Ph. D. (Dosen Monash University of law, Australia sekaligus Rois Syuriah PCNU Australia) atau dengan nama sapaan gus Nadir. Acara ini dihadir oleh mahasiswa fakultas ushuludin Institut Ilmu alQur’an Annur yogyakarta sebagai keluarga dari LISQH IIQ Annur Yogyakarta, dan berbagai delegasi seperti Kelompok Studi Tarbiah, Korp Dakwah, Kelompok Studi Ekonomi Islam Institut Ilmu alQuran Annur Yogyakarta. “acara ini selain untuk memperoleh pengetahuan kita mengenai fenomena tafsir alQuran dalam during (dunia jaringan) juga sebagai ajang untuk bersilatuharim dan menambah kekeluargaan LSIQH IIQ Annur Yogyakarta, karena kita sebagai keluarga LISQ adalah lembaga yang melingkari visi dan misi dari Institut Ilmu alQuran Yogyakarta ini” kata Ari Said sebagai panitia pelaksana. Panitia kegiatan sekaligus pengurus dari LISQH berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menambah sebuah pemahaman umumnya untuk teman-teman mahasiswa IIQ Annur  Yogyakarta dan khususnya teman-teman mahasiswa fakultas Ushuludin untuk bisa membaca dan bertempur melawan pemahaman-pemahaman radikal dalam penafsiran alQur’an pada media sosial yang sekarang sedang hangat dibicarakan, terlebih tantangan umat islam saat ini adalah untuk meminimalisir penyalahgunaan penafsiran pada media sosial yang menjadi akses andalan pada masyarakat modern ini. (Muhamad Jamaludin)