sumber Gambar :https://id.pinterest.com/pin/474426141982808491/?lp=true

Dunia yang kita pijaki saat ini adalah sebuah panggung sandiwara belaka
-Muhamad Jamaludin-
Tersenyumlah wahai sahabatku yang hari ini kita merasakan pahitnya kehidupan lanataran itu adalah wahana untuk menggugurkan dosa-dosa kita, bisa jadi ketika hidup kita tanpa motivasi beribadah dan selalu melakukan sesutu yang Allah benci tapi nikmat-Nya masih terus kita rasakan seperti apa yang dihadapan kita adalah baik untuk kita, ketahuilah itu adalah siksaan untuk kita siksaan secara perlahan, coba kita merenung sebentar ketiaka seorang anak yang orang tuanya selalu melarang keinginan anaknya lantaran orang tua kita tahu mana yang baik dan buruk untuk kita, justru begitalah kasih sayang sebenarnya dari pada kita yang dibiarkan tanpa teguran sama sekali semau kita berlagak itulah yang sebenarnya kita mesti kita khwatirkan, begitu kita menikmati kesuksesan yang dengan dzohirnya usaha kita sendiri begitu ditengah jalan nikmat itu dicabut di hilangkan dari genggaman kita, saya berasal dari keluarga -broken home- menyenangkan bagi saya melihat teman-teman saya dengan orang tuanya saling berbagi rasa, saling melengkapi, tentu saya merasa sangat ingin seperti itu, tetapi dibalik rasa sakit itu semua, Allah kirim sahabat-sahabat yang memberi kenyamanan layaknya keluargaku, sahabatku coba merenung ketika nikmat didalam keluarga kita Allah cabut, bisa jadi Allah panggil salah satu anggota keluarga kita, betapa berasanya kita mengenang hari-hari dimana kita masih bisa tertawa, bahagia, bersama mereka, seketika itu hilang. Sahabatku ini lah dunia yang kita pijak, dunia yang kekalan tiada dimiliki, dunia yang selalu membuat kita lupa pada yang menciptakan dunia ini, dunia yang dipenuhi dengan pesona kebohongan, dunia yang selalu membuat kita lalai pada dzat yang Maha kekal.
Sahabatku tanyakan pada diri kita apa yang kita akan kita perbuat untuk bertemu tempat lalin setelah dunia ini hilang, kita pergi ke suatu tempat ketika kebohongan-kebohongan tidak akan kita perbuat, tipu daya apapun yang sekarang masih bisa kita lakukan sudah tidak akan berguna lagi, yang berguna pada saat itu adalah dimana ketika kita bisa mellihat dunia ini kepada dzat yang Maha suci, setitik kebaikan pada hati kita dengan dasar kalimat tauhid itu lah yang berlaku pada saat itu. Wallahu’alam