artikel
Manajemen Waktu
sumber Gambar : https://image.slidesharecdn.com/manajemenwaktu-150529010918-lva1-app6892/95/manajemen-waktu-1-638.jpg?cb=1432861970
Tulisan ini dikutip ketika penulis menghadiri acara diklat FoSSEI
fakultas ekonomi syariah Institut Ilmu Alquran Annur Yogyakarta dengan Bpk. M.
Abdul Karim Mustofa yang menjadi narasumber pada diklat tersebut. Beliau menyampaikan bagaimana cara kita memanajemen
waktu dengan baik karena Manusia pada umumnya memiliki waktu yang sama 24 jam
atau 1440 menit atau 86.400 detik semua orang mengakui kesamaan waktu yang
dimiliki seluruh manusia di dunia ini. Lalu apakah kita tahu bagaimana Jack
Dorsey founder social media twitter ia memliki menagemen waktu yang
baik. Barack Obama mantan presiden AS menggunakan waktu 4 jam untuk tidur. Lalu
bagaimana kita memenej waktu kita dengan sedemikian waktu untuk
memanfaatkannya.
Ingat lah pada waktu kita. Pentingnya 1 bulan tanyakan pada murid
yang tertinggal di kelasnya. Ini pentingnya waktu ketika kita tidak bisa
memenej waktu dengan baik. Pentingnya 1 minggu tanyakan pada editor majalah
mingguan. Jika telat menerbitkan majalahnya maka konsumennya akan pindah ke
penerbit yang lain. Waktu satu minggu ini sangat penting bagi editor.
Pentingnya waktu satu jam tanyakan pada kekasih yang sedang menunggu, mereka
yang menunggu kekasihnya disuatu tempat akan merasa gelisah dan galau
karena harus menunggu hingga satu jam. Pentingnya satu menit bagi mereka yang
tertinggal oleh pesawat. Tiket sudah kita pegang tetapi pesawat sudah take of
maka ini lah waktu yang sangat berharga. Pentingnya satu detik bagi mereka yang
selamat dari kecelakaan. Ini lah waktu yang sangat berharga jika telat maka
akan fatal akibatnya. Yang terakhir pentingnya sepermili detik tanyakan pada
olahragawan yang sedang bertanding jika telah seperdetik saja maka tidak akan
meraih winner dan mendapatkan medali emas. Ini lah waktu yang sangat
berharga bagi kita karena sejatinya waktu yang terus berjalan tidak akan
kembali pada sediakala.
Lihatlah alQur’an yang menegaskan waktu yang sangat berharga pada
surat al-Asr. Lalu dalam hadis dari ibnu abbas dia berkata : Nabi Muhammad SAW
bersabda : Dua kenikmatan kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, yaitu
kesehatan dan waktu luang (HR. Bukhori). Inilah pentingnya waktu jika kita
analogikan waktu tidak dapat diperbarui ini secara logis waktu tidak bisa
dikembalikan lagi, yang kedua waktu selalu dipakai pada setiap kegitan, yang
ketiga waktu tidak bisa dibeli, waktu dimiliki semua orang tanpa terkecuali,
dan tidak dapat ditabung, hanya dapat digunakan. Jika kita tidak bisa
menggunakan waktu dengan baik maka kita akan dalam kerugian yang Allah firmanka
dalam surat al-Asr.
Banyak yang keliru tentang persepsi waktu. Banyak yang berpikir
bahwa waktu tidak cukup untuk menyelesaikan tugas, banyak juga yang berpikir
bahwa waltu dibiarkan berlalu tanpa tahu prioritasnya. Banyak yang mengatakan
gimana nanti aja biarkan berjalan aja dan lain sebagainya. Maka persepsi ini
lah yang akan di sabet oleh waktu yang pada akhirnya kita akan mengeluh
seandainya bisa di putar kembali waktunya. Sendainya dan seandainya mungkin
hanya itu yang akan kita lakukan pada akhirnya. Banyak juga yang tidak tahu
kapan harus mulai dan mulai bagaimana semakin lama berpikir seperti itu maka
waktu yang kita miliki akan terus terbuang. Banyak juga dari kita yang berpikir
hari besok kan ada, mengapa buru-buru berpikir seperti ini dinamakan
tulul amal yang selalu menunda-nunda pekerjaan.
Ingat wahai sahabatku waktu adalah aset tak pernah kembali.
Pernahkah kita berpikir bahwa tiap detik kita yyang terlewat semakin
mendekatkan kita dengan kematian. Lalu sadarkah kita bahwa setiap waktu yang
terlewat tidak pernah bisa kita minta kembali. Lalu sudahkah kita menggunakant
tiap waktu kita dengan se-efektif san se-efesien mungkin. Ataukah kita jarang
memikirkan tentang pentingnya waktu.
Lalu bagaimana cara kita mengelola waktu. Mari kita jawab
pertanyaan berikut untuk menumbuhkan prinsip mengelola waktu dengan baik :
1.
Berapa
lama (kira-kira) kita bisa berkonsentrasi penuh dalam belajar ?
2.
Apakah
ada waktu tertentu dimana kita berkonsentrasi dalam belajar lebih baik untuk
belajar ?
3.
Sebutkan
3 kegiatan yang paling sering membuat waktu anda terbuang percuma, atau membuat
anda menunda-nunda untuk melakukan pekerjaan yang lebih penting (misal:
belajar)
4.
Sebutkan
kegiatan-kegiatan penting, yang tidak berhubungan dengan kuliah, yang harus
anda lakukan (misalnya : hobi, olahraga, jalan-jalan, membuat keluarga,
bekerja, dsb)
Ketika pertanyaan diatas kita bisa
jawab dengan kegiatan kita sehari-hari maka ini lah satu langkah kita untuk
memenejemen waktu dengan baik. Mari kita prioritaskan waktu kita untuk menuntut
ilmu dan belajar, bisa jadi kita tidak akan bisa mengelak dengan kegiatan kita
yang banyak menyita waktu seperti main game dan lain sebagainya. Maka dari itu
kita harus bisa perioritaskan waktu kita untuk belajar.
Kita sering meremahkan waktu, kita
merasa biasa saja saat terlambat, kadang kita tidak perduli meski lambat dalam
menyelesaikan sesuati, bahkan kita juga tak perduli dengan lambatnya jalan kita
yang notabene kita bisa lebih capat, waktu kita biarkan mengalir, tanpa
target jelas disetiap sesi waktu hidup kita. Imbasnya. Kita jarang produktif.
Ini masalah yang sangat sensitif yang sering kita lalaikan, apalagi kita tidak
memiliki target dalam hidup kita, maka kita akan santai membuang waktu dengan
percuma dan mengalir tanpa ada usaha untuk meningkatkan kualitas diri.
Kita sering menunda-nunda waktu
dengan berbagai alasan seperti menunggu mood yang lebih baik, menunggu waktu
yang lebih baik. Maka dari itu untuk menghindari menunda-nunda waktu maka hal
yang pertama yang mesti dilakukan seorang mahasiswa ‘profesional’ adalah
membuat jadwal mingguan, membuat jadwal setiap semester, dan jadwal selama
studi. Manajemen waktu sangat penting bagi mahasiswa seperti kita karena hal
ini sangat penting untuk kesuksesan studi bagi seorang mahasiswa dengan
merencanakan penggunaan waktu yang memudahkan kita menyebarkan atau
mendistribusikan tugas dan pekerjaan sepanjang semester, seperti menghindari
‘kemacetan’ pekerjaan, dan menangani stress. Banyak pekerjaan atau tugas di
kampus yang deadline pada waktu bersamaan. Hal jika kita tidak bisa
mengatur dengan baik, tidak mungkin dapat dikerjakan semua secara baik. Karena
untuk mengerjakan semua pekerjaan atau tugas secara maksimal, kita harus
menyebar beban kerja sepanjang semester. Dengan manajemen waktu kita dapat
meraih hidup yang lebih ‘berwarna’ dengan alokasi waktu yang cukup untuk
belajar, bermain, bersosialisasi, beribadah, dan sebagainya. Karena manajemen
waktu yang tidak baik maka kita akan disia-siakan oleh waktu yang kita miliki.
Menurut Stphen R. Covey ada empat
kuadran prioritaskan waktu. Diantaranya
1.
Penting
dan tidak mendesak seperti jadwal perkuliahan yang kita miliki.
2.
Penting
dan mendesak seprti menikah nanti
3.
Tidak
penting dan mendesak
4.
Tidak
penting dan tidak mendesak
Strategi managemen waktu dengan baik yang pertama kita kenali time
wasters kita seperti kita kenali kebiasaan-kebiasaan yang paling sering
membuat kita menunda-nunda pekerjaan yang lebih penting. Buat perjanjian dengan
diri sendiri untuk menghilangkan (minimal mengurangi kebiasaan tersebut).
Awalnya memang akan sulit, tetapi begitu kita mulai bekerja dengan jadwal yang
sudah dibuatm kebiasaan buruk lama akan hilang sendiri. Kedua, kita harus
menentukan prioritas apa yang harus kita kerjakan dan apa yang harus kita
tinggalkan. Artinya, tentukan pekerjaan apa yang paling penting dan harus
dikerjakan terlebih dahulu. Misalnya, jika kita memiliki dua pilihan seperti
menulis artikel yang harus dikumpulkan 4 minggu lagi. Yang kedua
mempersentasikan presentasi minggu depan. Maka kita harus Pilih mempersiapkan
persentasi terlebih dahulu. Yang ketiga kita harus jadikan deadlline
sebagai kawan kita. Keempat kita harus selesaikan pekerjaan-pekerjaan kecil
secara langsung. Buatlah rutinitas harian dan beristirahat setelah belajar
dalam waktu lama. Karena semua anggota badan kita memiliki hak untuk
mendapatkan haknya masing-masing seperti usahakan untuk beristirahat 10 menit
ketika melalukan pekerjaan 1 jam selain itu istirahat lah minimal ½ hari dalam
seminggu dan yang terakhir ciptakanlah hidup yang bervariasi seperti memasukkan
hobby kita kedalam jadwal kita.
Sahabatku, dari tulisan sederhana penulis mengajak terlebih untuk
diri penulis sendiri untuk bisa memanajemen waktu dengan baik dalam menggapai
kesuksesan kita kelak di masa yang akan datang.


Post a Comment
0 Comments