Halo sobat angkringan baca  17 di manapun berada. Kali ini, kita mencoba untuk mengenalkan satu buku yang luar biasa keren nih. Tentu kalian juga udah gak asing dengan buku ini, buku seni untuk bersikap bodo amat karya Mark Manson. Nah, buku ini bisa kita pakai untuk menumbuhkan sikap santai dalam menghadapi persoalan hidup kita. Jadi singkatnya jadi human slow quality itu juga perlu sih. Oke langsung aja nih kita ke pembahasan.

Buku ini di tulis oleh Manson yang sebenarnya untuk melihat realitas manusia saat ini. Kebanyakan dari kita kan selalu terobsesi pada kemegahan, kecantikan, dan keindahan pencapaian kesuksesan orang lain. Manson menulis bagian awal buku ini dengan ungkapan “Jangan Berusaha”.

Ungkapan itu terobsesi dengan cerita seorang penulis novel berjudul post office yang diakhir hayatnya menjadi penulis hebat. Padahal penulis itu (namanya Bukowski) adalah seorang pecundang yang gagal menulis puluhan naskah, dan hidup dengan kegelapan dunia, karena hidupnya diisi dengan judi, minuman keras, narkoba. Ini berkat kegagalan yang ia terima dalam hidupnya. tetapi hal yang menjadi inti dari poin positifnya adalah ia tetap percaya diri dengan dirinya sendri, dengan menulis terus dan terus tanpa menghiraukan kegagalan yang ia terima selama ini.

Dari sini kita bisa tahu bahwa kegagalan yang kita dapatkan selama ini sebenernya hal yang wajar. Ya udah kalau gagal, kalau kalah, gagal dan kalah aja. Tapi jangan nyerah pada titik itu. hidup dengan selaw, sesuai karaktermu. Hidup dengan cara mu sendri. Akan sampai pada titik sinar dalam hidupnmu. So, sesimpel itu hidup.

Selanjutnya Marson juga mengatakan dalam ungkapan “lingakaran setan” di dalam buku ini adalah untuk kita tidak terjebak dengan obsesi dalam benak kita. Kadang kalau kita terobsesi ingin menjadi kaya dalam hidup, itu akan terlihat bahwa diri kita semakin miskin. Jadi tetap santai saja dalam hidup. Karena obsesi yang kita miliki dengan berlebihan akan berdampak kita tidak menikmati hidup. Jalankan hidup sesuai dengan yang kita miliki, jangan terpaku pada gaya hidup orang lain, karena kalau kita membandingkan gaya hidup kita dengan orang lain, itu akan menyiksa kita agar sama dengan mereka, padahal hidup santai dengan cara kita adalah kebahagian dalam hidup.

Inti buku ini sebenernya kita disuguhkan untuk bersikap bodo amat terhadap realitas kita. Bukan berarti kita harus acuh tak acuh terhadap sesama. Tetapi buku ini mengatakan bahwa hidup kita punya kita, merasa bodo amat itu penting. Karena jika kita selalu menuturi tutur kata orang lain, maka kita akan terjebak terus dengan pandangan orang lain terhadap kita. Hidup dengan santai sesuai dirimu, ekspresimu, adalah kebahagian dalam hidupmu. Semua punya keunikan masing-masing, tidak bisa dipaksakan sama dengan orang lain.

Ok sobat, itu beberapa point dalam buku ini yang bisa kita renungi dari pemikiran seorang Marson agar hidup kita lebih santai, lebih kalem, dan tentu bisa menjadi sukses dengan cara kita sendiri. Tidak bisa kita pungkiri, dan kita paksakan bahwa diri kita harus sama dengan orang lain. semuanya punya karakter masing-masing. salam sukses buat kalian semua sampai jumpa lagi di tulisan selanjutnya.